Mengenai SushiVid dan timnya

Ketika generasi milenial mulai mengonsumsi media online, Brands harus mengikutinya. Generasi masa kini sangat membutuhkan konten autentik. Beriklan melalui sosial media memperbolehkan Brands untuk membuat kontent yang lebih asli dan menarik dengan memanfaatkan para influencers - kelompok yang menantang status quo selebriti.

Sama seperti sushi yang sudah bertransisi dari pemborosan ekslusif menjadi mainstream, media sosial seperti YouTube dan Instagram menyediakan platform yang ramah biaya, membuat beriklan menjadi lebih terjangkau oleh start-ups dan UKM. Bahkan, Anda bisa membuat posting simpel, foto, ulasan atau video dengan harga serendah $100. Tidak sulit jika dibanding dengan endorsement selebriti!


#MYCYBERSALE


Sayangnya, dengan tumbuhnya influencer marketing di Asia, masih menjadi tradisi bahwa menghubungkan influencer dan brands sangatlah sulit. Sampai sekarang...

Sebagai marketplace Brand-Influencer pertama di Asia, cita-cita kami di SushiVid ialah membantu para talenta di Asia terhubung dengan baik; dimana Brands dan Influencers dapat bekerja sama membuat konten yang WOW.

History

Dengan minatnya pada video dan media sosial, CEO kami; Yuh Wen Foong terpesona oleh influencer marketing yang mulai populer di Eropa, Inggris dan Amerika Serikat. Ia ingin mereka ulang konsep tersebut untuk para pengguna di Asia.

Ia berpengalaman dalam bidang teknologi dan start-up. Dia memiliki sebuah ide. Namun ia belum terpikirkan namanya. Sampai pada saatnya ia makan malam dengan rekan-rekan sesama co-founders. Makanannya? Sushi.

Sejak momen makan malam bersejarah pada Oktober 2015 tersebut, segalanya berubah dengan cepat untuk SushiVid. Kami berhasil mengamankan angel investment pada bulan November dan meluncurkan Youtube Influencers pada Januari 2016. Pada April 2016 kami menandatangani perjanjian kampanye pertama dengan Hermo.my. Pada saat penulisan, kami sudah berpartner dengan lebih dari 100 brand dan 500 influencer yang kami pilih sendiri dengan hati-hati dari Malaysia, Singapore, Indonesia dan Thailand. Bukan untuk pamer, namun kami juga sudah melihat daya tarik yang berterusan, dengan pendapatan yang berlipat ganda setiap bulannya. MaGIC Kami juga mengindahkan panggilan dan memperluas penawaran di luar YouTube dan sekarang menghubungkan brand dengan bintang Instagram terbesar di Asia. Seiring dengan perkembangan, kami akan membuat ruang untuk platform sosial media dan influencer lainnya.

Last Year

With dedication and hardwork the company continued to grow aggressively. In 2019, we made 11,000 branded contents, 1571 brands signed up on the platform, paid over 2000 influencers, received over 22,000 proposals and expanded our offering of influencers to include China KOLs.

That same year, SushiVid was selected to participate in a two-week extensive learning program with Alibaba Business School’s eFounder program. After which, Wen became the ambassador of Malaysia for the Alibaba eFounder fellowship.

SushiVid also worked with the Alibaba team in China for a live stream campaign featuring eight China KOLs and a SushiVid influencer to promote Malaysian products to China. The campaign was a phenomenal success by setting a record of 5 million yuan (RM2.96 million) in sales in minutes.

In terms of awards, SushiVid is the winner of Malaysia’s Best Digital Marketing Solution at the Rice Bowl ASEAN Startup Awards, Silver winner for d-awards - Best Platform Development.

Future

The Groups plans are to expand beyond our current offering to include other business models to work with influencers.

SushiVid (Now The SV Group) currently expands its services beyond SushiVid.com to include:

  • GoShareLah.com - Cost-per-share model
  • ConfirmPlusChop.com - Cost-per-sale model
  • ReviewTheKOL.com - TripAdvisor for influencers
  • and Live Streaming

Video Kami